Asam Sunti

Asam Sunti – Salah satu masakan diaceh yang bertujuan untuk memberikan cita rasa khas asam dan menambah kekentalan pada masakan, kali ini kita membahas semua untuk lebih mengenal lagi si Asam sunti itu melalui cara membuatnya.

Asam sunti/sunti/boh sunti adalah bumbu tambahan khas dalam kuliner/olahan makanan Aceh, banyak olahan makanan yg menggunakan sunti sbgai bumbu, meski ada bnyak menu yg jg tdk menyertakan sunti. Sunti adalah belimbing wuluh/belimbing sayur yg diawetkan dg proses penjemuran dan penggaraman supaya bisa disimpan lama, bisa digunakan dlm jangka wkt yg panjang, memberi rasa khas dibanding belimbing wuluh segar dan bisa diaplikasikan kedalam beragam olahan makanan. Saya sajikan proses pembuatan sunti utk memenuhi janji pribadi saya utk berbagi cara pembuatannya mengingat banyak resep yg saya posting di akun ini menggunakan asam sunti sbg salah satu bumbunya. Ada 2 cara yg saya kenal dalam proses pembuatan sunti, stlh dipetik belimbing lgsg dijemur di panas matahari dan cara ke-2 direndam dl smlaman baru dijemur keesokan harinya. krna skrg lg musim hujan dan matahari krg terik, saya pakai cara kedua utk tutorial ini, silahkan buibu, semga bermamfaat.. Jika ada yg kurang dipahami, silahkan bertanya ya buibu..! Jumlah garam mesti pas ketika ditaburkan setiap harinya, karena jika kurang tekstur asam suntinya jadi alot.

Bahan-bahan:

5 kg belimbing wuluh segar
1 kg garam dapur halus
secukupnya air untuk merendam
perlengkapan :
alas jemuran
wadah penyimpanan (plastik dan baskom ato toples)

  • Cuci belimbing wuluh kemudian potong bonggolnya.
  • Masukkan ke dalam wadah tambahkan air kedalam wadah sampai belimbing terendam kemudian biarkan terendam semalaman.
  • Esok harinya, warna belimbing yg direndam akan spt gbr 1, angkat dan tiriskan kemudian jemur spt gbr 2. sore hari, angkat belimbing yg sdh dijemur seharian. Masukkan sebagian belimbing ke wadah taburi garam sampai rata spt gbr 3, kemudian masukkan sebagian lagi ke wadah yg sama, beri garam sampai rata. Pemberian garam dua lapis ini supaya tersebar rata ke semua bagian belimbing.
  • mendung bnget dan gerimis jadi belimbingnya ga dijemur, diletakkan di keranjang supaya airnya tiris, kemudian disiram dg air mendidih ato bisa jg air panas 90 dc supaya belimbingnya tidak berjamur. Jika matahari bagus bisa langsung jemur aja.
  • pagi penampakan belimbing spt di foto bagian atas, kmudian dijemur lg di terik matahari, sorenya diangkat dari jemuran, masuk wadah ditabur garam sampai rata spt tgl 5 nov sore, lupa difoto stlh digarami. Matahari kurang terik lg musim hujan jd proses keringnya lebih lama.
  • matahari masi dikit bnget, setengah hari malah mendung baru bisa jemuran jam 13.30, tetap jemur dan angkat serta taburi garam rata di sore hari.

Baca Juga:

  • Proses sama seperti hari sebelumnya karena belimbingnya masih basah, jemur di pagi hari, angkat dari jemuran di sore hari dan taburi garam merata.
  • stengah hari pagi matahari cukup terik, cukup untuk membuat belimbing kering dan siap untuk di peram dg garam dan tdk perlu dijemur esok hari. Angkat dari jemuran, masukkan dalam kantong plastik atau wadah yg bisa ditutup, taburi garam agak banyak kemudian tutup rapat dan biarkan terendam garam selama 2 hari 2 malam, tdk perlu dijemur.
  • asam sunti sdh setengah jadi tapi masih basah karena garam dan cairan dari belimbing membentuk endapan air asam dalam wadah perendaman. Keluarkan asam sunti yg sdh diperam dg garam, tata di tampah kemudian jemur lagi di terik matahari sampai sore. Step tidak sempat difoto karena saya punya kesibukan, sdh keluar rumah dari subuh sampe malam jadinya si mamak yg kerjain. Gbr kondisi sunti ketika di angkat dari jemuran sore hari.
  • asam sunti sudah setengah jadi dan pengeringan dg menggunakan cahaya matahari sdh selesai. Angkat sunti setengah jadi dari tampah jemuran masukkan plastik ato toples, beri garam sedikit saja tapi merata, padatkan dg cara ditekan2 tangan ato ditindih dg benda berat, diamkan selama minimal 7-14 hari.
  • Setelah didiamkan selama 7-14 hari dlm toples, penampakan sunti spt di gbr yah. Sunti siap dipakai utk aneka olahan makanan. Ambil sesuai kebutuhan cuci 2-3 kali pake air supaya garam yg tdk terserap larut, kemudian peras airnya dan siap digunakan spt gbr bagian atas kanan penampakanya setelah dicuci dan siap digunakan.
Related Posts

Nasi Goreng Ikan Tuna

Comments Off on Nasi Goreng Ikan Tuna

Lele Goreng Cabe Hijau

Comments Off on Lele Goreng Cabe Hijau

Perkedel Ikan Garing

Comments Off on Perkedel Ikan Garing

Nasi Minyak

Comments Off on Nasi Minyak

Cumi Bakar Kecap

Comments Off on Cumi Bakar Kecap

Gulai Banak

Comments Off on Gulai Banak

Tahu Saus Tiram

Comments Off on Tahu Saus Tiram

Soto Ayam Kuning

Comments Off on Soto Ayam Kuning

Ikan Asin Goreng Balado

Comments Off on Ikan Asin Goreng Balado

Saksang

Comments Off on Saksang

Terong Tumis Balado

Comments Off on Terong Tumis Balado

Pepes Ikan Kembung

Comments Off on Pepes Ikan Kembung

Create Account



Log In Your Account