Pemain Liga Spanyol yang Dibeli Mahal

Pemain Liga Spanyol yang Dibeli Mahal – Saat ini sudah semakin banyak orang yang senang dengan permainan sepakbola. La Liga Spanyol merupakan salah satu liga terbaik di Eropa. Bahkan, klub-klub La Liga kerap berjaya di kompetisi antarklub Eropa. Misalnya, Real Madrid dan Barcelona. Tercatat, Real Madrid sudah mengantongi 13 gelar Liga Champions, sedangkan Barcelona telah memenangkan 5 gelar Liga Champions. Kualitas para pemain La Liga memang sangat bagus, baik itu pemain lokal maupun pemain asing. Tak heran, harga pasaran dari para pemain La Liga sangatlah tinggi. Bahkan, rekor biaya transfer termahal dalam sejarah sepak bola masih dipegang oleh pemain asal La Liga, yakni Neymar. Kala itu, Neymar masih membela Barcelona. Ia dijual ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer sebesar 222 juta euro atau sekitar Rp3,6 miliar.

Pemain Liga Spanyol yang Dibeli Mahal

1. Jackson Martinez (42 juta euro)
Jackson Martinez merupakan pemain asal Kolombia yang berposisi sebagai seorang penyerang. Pada Februari 2016, klub Liga Super China, Guangzhou Evergrande, membeli Martinez dari Atletico Madrid dengan harga yang mahal, yakni 42 juta euro atau sekitar Rp693 miliar.

Pihak Atletico Madrid dengan senang hati melepas Jackson Martinez yang dinilai tampil beritabolagila sangat mengecewakan bersama Los Rojiblancos. Menurut catatan Transfermarkt, Martinez mencatatkan 22 pertandingan bersama Atletico Madrid dan hanya mencetak 3 gol serta 2 assist di semua kompetisi.

Bersama Guangzhou Evergrande, Jackson Martinez juga gagal tampil gemilang. Menurut catatan Transfermarkt, Martinez mencatatkan 16 pertandingan bersama Guangzhou Evergrande dan hanya mencetak 4 gol serta 2 assist di semua kompetisi.

Martinez sudah pensiun sebagai pemain sepak bola sejak Desember 2020. Klub Liga Portugal, Portimonense, menjadi klub terakhir yang ia bela. Kini, ia menjadi penyanyi rap bertema religi.

2. Paulinho (42 juta euro)
Berikutnya ada gelandang asal Brasil, Paulinho. Sebelum bermain di La Liga Spanyol, Paulinho sebenarnya sudah menjadi pemain dari Guangzhou Evergrande. Pada Agustus 2017, Guangzhou Evergrande menjual Paulinho ke Barcelona seharga 40 juta euro atau sekitar Rp660 miliar. Pada transfer tersebut, Guangzhou Evergrande menyertakan klausul pembelian kembali sebesar 42 juta euro atau sekitar Rp693 miliar.

Bersama Barcelona, Paulinho memiliki peran yang sangat menonjol. Ia mampu melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan dan juga piawai dalam mencetak gol dan menciptakan assist. Berdasarkan catatan Transfermarkt, Paulinho mencatatkan 49 pertandingan bersama Barcelona dan berhasil mencetak 9 gol serta 3 assist di semua kompetisi.

Pada Januari 2019, Guangzhou Evergrande mengaktifkan klausul pembelian kembali Paulinho. Barcelona tidak bisa mencegah kepergiannya. Paulinho pun menjadi salah satu pemain termahal yang pernah dijual Barcelona.

Di Asia, Paulinho tampil begitu gemilang. Berdasarkan catatan Transfermarkt, Paulinho mencatatkan 176 pertandingan bersama Guangzhou Evergrande dan berhasil mencetak 75 gol serta 29 assist di semua kompetisi. Saat ini, Paulinho sedang menganggur alias tanpa klub.

3. Cedric Bakambu (40 juta euro)
Pada Januari 2018, Beijing Guoan membeli Cedric Bakambu dari Villarreal sebesar 40 juta euro atau sekitar Rp660 miliar. Bakambu menjadi salah satu pemain Afrika termahal. Sebelum pindah ke Asia, penyerang asal Republik Demokratik Kongo merupakan penyerang andalan Villarreal. Menurut catatan Transfermarkt, Bakambu mencatatkan 105 pertandingan bersama Villarreal dan berhasil mencetak 47 gol dan 5 assist di semua kompetisi.

Saat ini, Cedric Bakambu masih menjadi penyerang andalan Beijing Guoan. Berdasarkan catatan Transfermarkt, sampai saat ini Bakambu telah mencatatkan 87 pertandingan bersama Beijing Guoan dan berhasil mencetak 58 gol serta 21 assist di semua kompetisi.

Kontrak Bakambu bersama Beijing Guoan akan berakhir pada Desember 2021. Namun, ia juga tak kunjung memperpanjang kontraknya. Kabar terkini, Bakambu sedang diincar klub Turki, Fenerbahce.

4. Yannick Carrasco (30 juta euro)
Yannick Carrasco merupakan pemain sayap asal Belgia. Pada Februari 2018, Dalian Yifang membeli Carrasco dari Atletico Madrid dengan mahar sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp495 miliar. Kala itu, Carrasco memang kesulitan di Atletico Madrid. Ia kalah bersaing dengan Diego Costa dan Vitolo.

Bersama Dalian Yifang, Yannick Carrasco benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai bintang Eropa. Menurut catatan Transfermarkt, Carrasco telah mencetak 24 gol dan 17 assist dalam 52 pertandingan di semua kompetisi bersama Dalian Yifang. Pada Januari 2020, Dalian Yifang yang sudah berganti nama menjadi Dalian Professional memutuskan untuk meminjamkan Carrasco ke klub lamanya, Atletico Madrid.

Pada September 2020, pihak Atletico Madrid mempermanenkan status Yannick Carrasco dengan biaya transfer sebesar 27 juta euro atau sekitar Rp445 miliar. Musim 2020/2021 kemarin, Carrasco tampil gemilang dengan mencetak 7 gol dan 11 assist di semua kompetisi bersama Atletico Madrid. Selain itu, ia juga berhasil membawa Atletico Madrid meraih gelar La Liga Spanyol pada musim tersebut. Saat ini, Carrasco masih menjadi andalan Atletico Madrid.

5. Alexandre Pato (18 juta euro)
Pada Januari 2017, Tianjin Quanjian membeli Alexandre Pato dari Villarreal dengan harga sebesar 18 juta euro atau sekitar Rp297 miliar. Tianjin Quanjian berani membayar mahal karena menilai Pato cukup bermain bagus bersama Villarreal. Pada paruh musim 2016/2017, Pato sudah berhasil mencetak 6 gol dan 5 assist dari 24 pertandingan di semua kompetisi bersama Villarrreal.