jenis batang pisang yang bisa dimasak

Ku;iner Berbahan Dasar Batang Pohon Ku;iner Berbahan Dasar Batang Pohon

Kuliner Berbahan Dasar Batang Pohon – Kuliner yang berasal dari Indonesia memang sudah sangat terkenal dengan beragam dan kelezatannya yang sudah tidak perlu diragukan.

Indonesia memang dikenal dengan berbagai macam keragaman, termasuk untuk urusan kuliner. Mulai dari teknik memasak sampai ragam bumbu yang digunakan, masakan khas nusantara selalu sukses menggoyang lidah pecinta kuliner. Bahkan keragaman bahan dasar masakan http://162.214.117.184/ juga gak kalah unik dan enak, lho. Jika umumnya hanya buah dan daun yang dikonsumsi, ternyata batang pohon juga bisa diolah menjadi masakan yang nikmat.

1. Batang bambu muda

Batang bambu memang sudah banyak dikreasikan untuk menjadi berbagai macam barang. Namun, bagaimana jadinya kalau diolah menjadi masakan? Beberapa wilayah di nusantara ternyata sudah biasa mengolah batang bambu muda sebagai masakan, lho.

Batang bambu muda dengan warna kekuningan yang khas ini biasa disebut rebung. Bagian yang muncul dari pangkal batang bambu ini bisa diolah menjadi sayur berkuah atau tumis. Bahkan di Semarang, rebung banyak diolah sebagai isian lumpia, oleh-oleh khas dari daerah berjuluk Kota Atlas ini. Pasti sudah pernah makan, dong.

2. Batang rotan

Hampir mirip dengan rebung, batang rotan yang dapat diolah menjadi masakan yang enak biasanya diambil dari tunas atau pucuk rotan yang baru tumbuh. Kuliner berbahan dasar pucuk batang rotan ini biasanya mudah dijumpai di daerah penghasil rotan seperti di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Di Sumatera, khususnya Aceh, pucuk batang rotan yang kerap disebut umbut ini biasa diolah dengan cara ditumis, dibuat sayur berkuah atau dicampur dengan bahan lain seperti ikan dan udang. Lewat kuliner Aceh yang dikenal kaya akan rempah, umbut rotan biasa diolah menjadi sayur anyang pucuk rotan. Masakan ini bahkan menjadi menu wajib saat bulan puasa, lho.

3. Batang pisang

Bicara kuliner berbahan dasar batang pohon, rasanya belum lengkap jika tidak menyebut batang pohon pisang. Meski bagi beberapa orang terdengar aneh, tapi ada wilayah di nusantara yang masyarakatnya justru menganggap kuliner dari batang pisang sudah biasa layaknya menu harian.

Sebut saja Bali. Masyarakat di pulau Dewata ini kerap menghidangkan sayur ares, menu batang pohon pisang, untuk jadi hidangan dalam upacara keagamaan. Bahkan, masyarakat di Banjar, Kalimantan Selatan, juga kerap mengolah batang pisang menjadi gulai. Menu ini terbilang wajib sebagai hidangan dalam upacara perkawinan.

4. Batang talas

Dikenal sebagai salah satu umbi-umbian yang gak asing untuk dikonsumsi, ternyata batang talas juga bisa diolah menjadi menu masakan yang gak kalah nikmat. Hampir sama dengan batang bambu dan batang rotan, batang talas yang bisa dikonsumsi diambil dari bagian yang masih muda.

Batang talas muda bisa diolah dengan cara ditumis, dibuat kuah seperti lumbu, atau dimasak bersama santan yang biasanya dikenal dengan sebutan lompong. Meski bumbu yang dipakai terbilang mudah didapat, tapi perlu diingat untuk mengantisipasi efek gatal dari talas. Wajib banget mengupas kulit batang talas sampai bersih dan rebus dalam air mendidih hingga masak lebih dulu.

5. Batang kelapa

Bagi sebagian besar orang mungkin beranggapan bahwa memasak batang pohon kelapa masih cukup asing atau tak lazim. Namun, bagi masyarakat di Dayak, masakan berbahan dasar batang pohon kelapa ini justru menjadi hidangan khas sekaligus banyak dicari oleh para pelancong yang berkunjung ke Dayak.

Sayur batang kelapa yang masih muda, atau sering disebut juhu singkah, merupakan masakan favorit yang wajib dihidangkan dalam berbagai macam acara seperti pesta perkawinan, upacara kematian, dan acara syukuran. Menariknya, masyarakat suku Dayak kerap mengonsumsi singkah ini mentah tanpa dimasak dan hanya dicampur sambal karena rasanya yang cenderung manis.